Fanfic Request [Icha]

Title: Rebirth?
Author: Hime
Pairings: Inoo Kei X Fujiwara Koharu
Genre: Don’t know… D:
Rating: G
Disclaimer: I do not own even one of them…
Notes: a sekuel of Kurumi :D jadi... kalo udah baca itu mudah2an lebih ngerti dah xD lagian cerita ini endingnya juga ngegantung. bahahaha!! *writer licik*


Just looking at you makes me feel like I could cry
Your existenced saved me from loneliness



Rasanya aku tidak percaya menatap sosok yang sedang menari dan menyanyi dihadapanku tersebut. Ia terlihat begitu nyata, begitu dekat, dan mungkin dapat kusentuh jika kumau.

Teriakan-teriakan disekelilingku seakan tidak ada, yang kudengar hanya suaranya yang sedang bernyanyi. Backdancers yang bermunculan dan nyaris menutupi seakan tidak ada, yang kulihat hanya dia yang sedang menari.

Aku harus berterimakasih kepada temanku yang memberikanku tiket Hey! Say! JUMP dan juga backpassnya.


“Tebak apa yang kudapat kemarin!!” Seru Hime bersemangat. Aku dan Sora langsung mendekatinya. Dengan sangat napsunya, Hime mengeluarkan tiga lembar tiket panjang berwarna biru bertuliskan [HEY! SAY! JUMP BACKSTAGE PASS] dari tas coklatnya.

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!” Teriak Sora gak nyantai.

“Himeeeeeeee kamu dapet itu darimana!!” Seruku kaget bercampur senang. Hime tertawa dan menyerahkan dua tiket itu kepada kami.

“Hime gituuuuuu!! Pasti dapet! Awalnya aku dapet 5 tapi dua sudah kuberikan pada Aya. Kan dia juga yang berusaha.” Jelasnya sambil tertawa setan (khas gue banget -__-), kami berdua hanya tertawa hambar karena sedikit ngeri.



Tentu saja malamnya aku tidak bisa tidur. Rasanya seperti mimpi yang menjadi kenyataan. “Aku akan bertemu Kei!!” itu yang kupikirkan semalam. Dan aku memang bertemu dengannya. Setidaknya aku melihat sosoknya dalam jarak cukup dekat, aku tidak perduli ia melihatku atau tidak. Yang pasti aku sudah bertemu dengannya.

Sekitar 2 jam konser HSJ berlangsung dan sudah waktunya penutupan. Kedua temanku langsung bersiap-siap untuk menuju backstage. Sedangkan aku masih berdiam diri ditempat, menatap Kouta yang sedang mengucapkan speech penutupan dengan Kei disebelahnya. Berdiri seraya tersenyum manis kearah para penonton.

“Untuk semua yang sudah mendukung kami~~~ HONTOU NI ARIGATOU!!!” Serunya yang langsung diikuti koor para fans yang membalas teriakan terimakasih Kouta.

Suasana langsung riuh sejenak, walau begitu aku tidak ikut berteriak. Terlalu fokus memperhatikan Kei-lah yang membuatku tetap bungkam. Menatapnya dengan tatapan kagum.

Lalu tiba-tiba, Kei melihat kearahku. Ya kearahku. Entah ini hanya aku saja yang kegeeran tapi dia melihat kearah penonton yang kutempati, seolah sadar dari tadi terus kutatap lekat-lekat.

Aku menahan napas ketika ia tersenyum kearah sini. Lalu ia melambai ramah dan tertawa ketika tiba-tiba Hikaru menariknya untuk kembali ke backstage. Sebelum ia menghilang, aku membalas lambaiannya kecil. Entah apakah Kei melihatnya atau tidak.


At Backstage…

“Kita akan ketemu mereka loh…” Bisik Hime pelan. Tiba-tiba dia merasa gugup, Sora juga. Tapi entah kenapa aku merasa tidak begitu gugup.

“Iya nih, duh… aku panik!” Pekik Sora tertahan. Hime tertawa hambar kemudian mengikuti manager HSJ yang mempersilahkan mereka masuk. Didalam, kesepuluh anggota HSJ itu langsung tersenyum lembut dan mengangguk.

“Selamat datang! Jadi kalianlah orang yang beruntung mendapat freepass itu?” Tanya Kouta ramah. Kami bertiga mengangguk kemudian ia mempersilahkan kami duduk.

Kami semua berbincang cukup lama, sampai aku sadar bahwa daritadi Kei memperhatikanku. Atau mungkin Sora karena ia yang duduk disebelahku. (Kemana perginya Hime? Dia asik adu bacot sama hikaru =,=)

Aku mulai salah tingkah, malu karena ditatap terus-terusan. Kei yang tidak sadar dalam perubahan gelagatku langsung disenggol Daiki yang menyadarinya.

“Inoo-Chan! Tidak sopan menatap seorang gadis yang baru dikenal secara terus-terusan.” Daiki berniat berbisik tetapi entah kenapa suaranya malah terdengar jelas sekali.

Kei tersentak kemudian menyeringai minta maaf kearahku. Aku hanya tersenyum tipis dan mengangguk kecil, malu.

Dan diluardugaan, Kei menghampiriku. Sora yang awalnya sedang menatap Yuto lekat-lekat langsung menoleh kearahku. Begitu juga Hime yang masih adu bacot dengan Hikaru langsung menghentikan bacotannya.

“Kau gadis yang tadi bukan?” Tanya Kei ramah. Aku terpaku kaget. Maksudnya?

“Eh?” Tanyaku setengah tidak mengerti.

“Tadi saat penonton sibuk membalas ucapan-ucapan terimakasih Yabu aku melambai kearah penonton. Kukira tidak ada yang sadar tetapi saat kulihat kau membalas lambainku aku merasa senang.” Jawabnya seraya tersenyum. Jantungku langsung berdetak keras. Ternyata dia menyadari keberadaanku! Bahkan mengingatku!!

“Eng… ya. Itu aku.” Jawabku malu-malu. Senyuman Kei semakin lebar, lalu ia mengambil tempat duduk disebelahku dan mulai berbincang ini itu denganku.

Sampai saatnya kita pulang, kami bertiga mengucapkan terimakasih berkali-kali kepada mereka. Saat aku hendak keluar, tiba-tiba Kei memanggilku.

“Fujiwara-San!!” Aku menoleh, Kei menghampiriku seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Eng… sebenarnya sejak melihatmu membalas lambaianku aku jadi penasaran…” Pikirnya pelan. Entah kenapa sepertinya ia tampak ragu untuk mengucapkan apa yang ada dikepalanya.

“Apa… kita pernah bertemu disuatu tempat?” Tanyanya akhirnya. Aku terdiam sebentar, bingung harus menjawab apa. Aku rasa aku tidak pernah bertemu dengannya disuatu tempat selain tadi. Tetapi aku memang merasa pernah bertemu dengannya saat melihat foto pertama Kei disebuah majalah yang sedang mengulas HSJ.

“Sepertinya tidak…” Jawabku ikut ragu.

“Begitu? Hmm, aneh.”

“Kenapa?”

Kei tersenyum tipis, “Tidak ada apa-apa. Aku hanya merasa familier denganmu.” Jawabnya ramah. Aku ikut tersenyum dan mengangguk.

“Kalau boleh jujur aku juga sempat merasa seperti itu.” Jawabku tidak berbohong. Kei terbelalak kemudian mengangguk.

“Begitu? Mungkin kita memang pernah bertemu ya.” Ucapnya seraya tertawa pelan. Aku menelengkan kepalaku sedikit, tidak mengerti.

“Maksudmu? Memangnya dimana?” Tanyaku penasaran. Kei tersenyum sekali lagi kearahku sebelum menjawabnya.

“Dikehidupan yang sebelumnya.”



Do you remember our first meeting?
That day, we can’t be together
But I hope, in this our new life
We can always stay together
Because we are meant for each other, isn’t it?
If I’m wrong, then why God make us meet each other again
In our new life?


---------------------------------------------------

yosh it's done!!!
maaf ya Cha kalo fanficnya ngegantung lagi dan gak sesuai harapan
mana pendek banget pula -__-
*bakar diri sendiri*
hoho yg penting kalo anda gak ngerti maksud cerita ini kenapa, tinggal baca yg Kurumi dan pahami judul ffc yg ini baik-baik, niscaya anda akan lebih mengerti :D
masih gak ngerti juga? tanya pengarangnya langsung dah!! (baca: me xD)
gimana nanyanya? tulis komen aja disini ato cbox =,= ntar saya jelasin!!

btw thanks for reading :D

comment

Only the blog author may view the comment.

Humming

amin >///<

 
Behold... My Future
  I will marry yamada ryosuke.  
  After a wild honeymoon, We will settle down in yokohama in our fabulous Apartment.  
  We will have 4 kid(s) together.  
  Our family will zoom around in a black def.
  I will spend my days as a actreess, and live happily ever after.  
 
whats your future
 
Profile

才箱 姫

Author:才箱 姫
I'm just a little flower bud. That still need water, sunlight and other things to grow up and bloom.
Watashi wa 姫 desu! Long name: 才箱 姫. And sometimes: 原田 未雪. Isshou ni waratte ne minna? :)

Latest Entries
Latest Comments
Latest Trackbacks
Monthly Archive
Category
Chatbox
Calendar
10 | 2009/11 | 12
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 - - - - -
Uwa??
free counters
Search Form
RSS
Link
Powered By FC2 BLOG

Let's start blogging!!

Powered by FC2BLOG

Add Friend Form

Add this person to blog friend